MEMILIH DAGING YANG AMAN DAN SEHAT

Rabu, 29 Desember 2021

(ditulis oleh drh. Suyatmi)

Kabupaten Blitar memiliki potensi peternakan yang cukup besar baik itu pada usaha ternak besar, ternak kecil maupun perunggasan. Masyarakat Kabupaten Blitar menjalankan usaha peternakan sapi perah, sapi potong, kambing/domba, ayam pedaging maupun ayam petelur. Potensi terbesar yang ada terutama pada peternakan unggas ayam petelur. Populasi ayam petelur yang ada di Kabupaten Blitar mencapai lebih dari 15 juta ekor yang tersebar hampir di seluruh wilayah kecamatan. Pada sub sektor perunggasan, semua jenis usaha baik itu pada hulu sampai hilir  ada di Kabupaten Blitar.

Produk asal hewan merupakan produk yang mempunyai resiko mengandung bahaya bagi kesehatan manusia, terutama yang digunakan sebagai produk pangan. Produk pangan bisa mengandung bahaya biologis, kimia maupun fisik yang dapat mengganggu kesehatan konsumen. Produk pangan asal hewan juga dapat membawa penyakit yang disebut sebagai penyakit zoonosis. Beberapa penyakit yang bisa ditularkan ke manusia antara lain Flu Burung (Avian Influenza), Brucellosis, Salmonellosis serta penyakit Anthrax (radang limpa). Penyakit anthrax beberapa saat yang lalu sempat menjadi topik hangat karena diduga telah menular dari hewan ke beberapa orang di daerah sekitar Kabupaten Blitar.

Di era adaptasi kebiasaan baru saat ini, kesadaran masyarakat semakin meningkat akan pentingnya meningkatkan sistem kekebalan tubuh dimana salah satu caranya adalah dengan mengkonsumsi makanan sehat dan berimbang. Menjaga asupan makanan yang sehat dan bergizi merupakan salah satu cara mencegah terjangkitnya penyakit Covid-19 yang saat ini masih menjadi pandemi di seluruh dunia. Seiring hal tersebut bahan pangan asal hewan salah satunya produk daging ikut menjadi salah satu pilihan dalam rangka meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

APA YANG DIMAKSUD DENGAN DAGING?

Daging adalah bagian dari otot skeletal karkas yang lazim, aman, dan layak
dikonsumsi oleh manusia, terdiri atas potongan daging bertulang dan
daging tanpa tulang, dapat berupa daging segar hangat, segar dingin
(chilled) atau karkas beku (frozen). Daging sapi merupakan salah satu bahan pangan yang mudah rusak jika tidak ditangani dengan benar. Daging yang aman dikonsumsi harus memenuhi kriteria ASUH yaitu Aman, Sehat, Utuh dan Halal.

Aman artinya tidak mengandung  penyakit residu bahan kimia yang dapat menyebabkan penyakit atau menganggu kesehatan manusia

Sehat artinya mengandung zat zat yang berguna bagi kesehatan dan pertumbuhan

Utuh artinya tidak dicampur dengan bahan lain dari hewan lain

Halal artinya dipotong dan ditangani sesuai dengan syariat agama Islam

 

Sebagai konsumen masyarakat harus menjadi pembeli yang cerdas sehingga dapat memperoleh manfaat yang optimal dari daging yang telah dibeli.

BAGAIMANA MEMILIH DAGING YANG BAIK?

Jika seseorang membeli daging dipasar/tempat penjualan lain, maka bisa memeriksa kondisi daging melalui pengamatan organoleptis. Daging yang masih segar dapat dibedakan dengan daging yang sudah busuk melalui beberapa hal, antara lain :

  1. Warna

Mengamati warna daging merupakan cara yang paling mudah dalam mengidentifikasi apakah daging yang akan dibeli masih segar atau sudah membusuk. Warna daging sapi yang masih segar akan terlihat merah cerah segar dan merata, tidak pucat dan tidak kotor. Lemaknya bertekstur keras berwarna putih kekuningan, terlihat ototnya berserat halus. Sedangkan untuk daging ayam segar akan berwarna putih kemerahan, lemak berwarna putih kekuningan. Selain warna ayam perhatikan juga darah yang masih ada di pembuluh darah ayam. Pilihlah daging ayam yang pembuluh darahnya tidak mengandung banyak darah. Daging ayam dengan pembuluh darah yang penuh berisi darah menunjukkan bahwa penanganan saat penyembelihan kurang bagus dan akan lebih cepat membusuk. Kemungkinan lainnya adalah ayam disembelih dalam kondisi sudah mati terlebih dahulu atau biasa dikenal dengan ayam tiren.

  1. Bau

Daging sapi maupun daging ayam yang segar mempunyai bau yang khas. Daging sapi segar akan mengeluarkan aroma segar, memiliki bau khas “sapi” yang lembut tidak menusuk hidung. Sementara itu, daging sapi busuk akan berbau amis, anyir, tengik, bahkan masam tidak wajar. Begitu juga dengan daging ayam yang segar biasanya tidak menunjukkan bau amis yang berlebihan. Jika daging yang akan dibeli mengeluarkan bau amis yang berlebihan menandakan bahwa daging tersebut sudah tidak segar serta sudah mulai ada pembusukan karena sudah terlalu lama dijual atau terlalu lama ditaruh pada suhu ruangan sehingga kualitasnya menurun.

Selain bau khas daging, hindari juga ayam karkas yang berbau bahan kimia. Ini menunjukkan bahwa ayam tersebut telah terkontaminasi bahan kimia, baik disengaja maupun tidak.

  1. Tekstur atau Konsistensinya

Memilih daging segar bisa dengan memegang tekstur daging yang akan dibeli. Daging sapi segar bertekstur padat dan kenyal, tapi tidak kaku. Artinya ketika anda menekan daging dengan jari, permukaannya akan kembali seperti semula. Demikian juga saat memilih daging ayam, rasakan tekstur daging dengan menekan daging yang akan dibeli.  Waspadai ketika daging yang kita tekan memiliki sifat lembek, berair, dan mudah hancur, hal itu menunjukkan bahwa daging tersebut memiliki kualitas yang burukPada daging ayam waspadailah daging ayam yang bengkak ataupun keras, bisa jadi terdapat indikasi bahwa ayam tersebut telah disuntik untuk menambah bobotnya.

PENGAWASAN PEREDARAN DAGING

Pemerintah daerah senantiasa berusaha hadir dan memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat Kabupaten Blitar. Melalui Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar, pemerintah daerah telah melaksanakan berbagai program dan kegiatan dalam rangka pengamanan peredaran daging yang ASUH. Adapun beberapa kegiatan yang telah dilakukan adalah :

  1. Pengawasan pemotongan hewan di Rumah Potong Hewan

Upaya penyediaan daging yang ASUH dilakukan melalui pengawasn proses sebelum hewan disembelih (antemortem), saat disembelih maupun setelah disembelih (post mortem) pada Rumah Potong Hewan. Dalam rangka menjamin ketenangan masyarakat Kabupaten Blitar, yang sebagian besar memeluk agama Islam, RPH Dinas Peternakan dan Perikanan telah mengajukan sertifikasi halal sehingga masyarakat dapat meyakini bahwa daging yang keluar dari RPH terjamin kehalalannya.

2. Pengawasan kualitas produk yang beredar di pasar Kabupaten Blitar

Dinas Peternakan dan Perikanan melalui petugasnya rutin mengambil sampel daging yang diperjualbelikan di pasar, kemudian menguji apakah sampel yang telah diambil itu masih layak konsumsi atau tidak. Jika ditemukan sampel yang tidak layak konsumsi, petugas dinas akan memberikan pembinaan kepada pelaku usaha tersebut mengenai penanganan daging sehingga hal sama tidak akan terulang kembali.

3. Pembinaan terhadap pelaku usaha pangan maupun non pangan asal hewan

4. Pengawasan produk yang keluar/masuk Kabupaten Blitar

TIPS MEMBELI DAGING

Berikut beberapa tips bagi konsumen dalam membeli daging, sehingga diharapakan konsumen memperoleh daging yang ASUH;

  • Beli daging yang berasal dari tempat pemotongan yang menjamin kualitas daging.

Usahakan membeli daging yang bercap/stempel dari RPH, daging yang berasal dari RPH telah melalui prosedur pemeriksaan antemortem maupun post mortem sehingga daging yang berasal dari RPH bisa dipastikan merupakan daging yang sehat dan aman untuk dikonsumsi.

  • Perhatikan lokasi atau tempat penjualan daging

Hindari membeli daging pada tempat penjualan yang tidak higienis. Pilihlah tempat penjualan yang bersih, perhatikan meja/alas untuk meletakkan daging, peralatan untuk penanganan daging (pisau), tempat penyimpanan daging yang belum dijajakan, serta ada tidaknya hewan seperti lalat atau tikus pada lokasi penjualan daging. Belilah daging yang digantung atau disimpan dalam tempat berpendingin serta terlindung dari lalat dan debu.

  • Daging dikemas dengan baik, tidak dicampur dengan produk lain.

Jika memungkinkan belilah daging yang sudah dikemas serta terpisah dengan produk yang lain. Perhatikan juga warna, bau serta tekstur daging seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya.

  • Beli daging di los/tempat penjualan daging resmi

Tempat penjualan daging yang resmi biasanya disediakan khusus sengan memperhatikan Standar penanganan daging yang baik. Los daging yang resmi tidak bercampur dengan tempat penjualan produk lain sehingga meminimalisir terjadinya kontaminasi daging dengan bahan lain sehingga dapat merusak kualitas daging.

 

ANALISIS KELAYAKAN PENDIRIAN PABRIK PEMBIBITAN SAPI POTONG DI BLITAR JAWA TIMUR, LITERATUR RIVIEW MEMILIH DAGING YANG AMAN DAN SEHAT Cegah Brucellosis Pada Sapi Perah, Disnakkan Kab. Blitar Lakukan Vaksinasi MENGENAL ESTRUS (BIRAHI) PADA TERNAK RUMINANSIA BUDIDAYA JANGKRIK PADA KEMITRAAN DI KABUPATEN BLITAR
Dinas Peternakan dan Perikanan
Alamat : Jl. Cokroaminoto No.22, Kepanjen Lor, Kec. Kepanjenkidul, Kota Blitar, Jawa Timur 66117
E-mail : | Phone: (0342) 801136