Tepung Buah Naga dan Tepung Wortel: Modifikasi Pakan Untuk Meningkatkan Intensitas Warna Ikan Koi

Selasa, 09 Februari 2021

Oleh; Endah Pramesti, S.Pi

Di Kabupaten Blitar, komoditi ikan hias khususnya ikan hias koi terus mengalami perkembangan dari tahun ke tahun. Ikan koi menjadi salah satu produk unggulan ikan hias di Kabupaten Blitar. Produksi ikan koi di Kabupaten Blitar pada tahun 2019 sejumlah 217.830.000 ekor dengan nilai sebesar Rp. 220.107.000 (BPS Kabupaten Blitar, 2020). Hal ini bisa digunakan sebagai acuan untuk terus mengembangkan sektor usaha Ikan Hias khususnya Ikan Koi di Kabupaten Blitar.

Suryani (2006) menyebutkan bahwa ikan  koi  memiliki  warna  tubuh  yang  berwarna-warni dengan berbagai jenis dan pola. Tingkatan harga ikan koi yang mahal sejajar  dengan  tingkatan  intensitas  dan  keindahan warnanya.  Variasi  jenis  dan  pola  warna  tubuh ikan  koi  disebabkan  oleh  adanya  absorpsi  senyawa  karotenoid  dalam  tubuhnya  (Swian et al.2014). Menurut Ramamoorthy et al. (2010),  salah  satu  sumber  karotenoid  alami dapat  diperoleh  dari  buah-buahan dan sayuran.

Penambahan pakan buatan berupa kulit buah naga merupakan salah satu upaya untuk dapat meningkatkan warna pada ikan mas koi. Buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) adalah salah satu jenis buah yang cukup unik dan banyak manfaatnya yang akhir-akhir ini digemari mas- yarakat dan dipercaya mengandung antioksidan yang cukup baik dan mengandung beta karoten yang dapat menguatkan otak bagi manusia dan menurunkan kadar glukosa dalam darah serta baik untuk kesehatan mata (Lianiwati, 2011). Hasil penelitian Kalidupa et al. (2018) menunjukan bahwa setiap perlakuan terjadi perubahan warna pada ikan mas koi. Peningkatan kecerahan warna tertinggi didapatkan pada ikan mas koi yang diberi  Tepung Kulit Buah Naga Merah sebanyak 15% di dalam pakan dan yang paling rendah adalah perlakuan Pemberian Tepung Kulit Buah Naga Merah 5%. Peningkatan warna yang terjadi pada pemberian dosis tepung kulit buah naga merah tertinggi (dosis 15% dari pakan) ini membuktikan bahwa, kandungan karotenoid yang terdapat pada buah naga merah sangat efektif terhadap peningkatan warnah pada ikan mas koi.

Selanjutnya, menurut penelitian yang dilakukan oleh Maolana et al. (2017), penambahan ekstrak wortel berpengaruh sangat kuat terhadap penambahan nilai intensitas warna ikan koi. Terdapat  korelasi yang menunjukkan bahwa semakin tingginya ekstrak wortel yang diberikan berbanding lurus dengan meningkatnya intensitas warna pada tubuh ikan koi. Namun, terdapat batas tertentu dimana pemberian tepung wortel tidak lagi berpengaruh terhadap intensitas warna ikan koi karena melebihi dosis yang dapat dicerna ikan. Penelitian yang dilakukan oleh Silalaho (2018), peningkatan warna paling tinggi dan efektif untuk meningkatkan pigmen warna ikan koi adalah penambahan tepung wortel sebanyak 25% dan peningkatan warna paling kecil terjadi pada perlakuan tepung wortel 5% dalam pakan.

Mahalnya  harga  pakan  pabrik  telah  membuat petani  ikan  umumnya menerapkan  sistem  budidaya  atau  pembesaran  ikan  koi  dengan penggunaan  pakan  alternatif.  Pakan  alternatif untuk ikan Koi bisa dibuat dengan mencampurkan pakan pellet dengan tepung buah naga merah dan tepung wortelyang dapat meningkatkan warna ikan  koi. Penggunaan  bahan alami sebagai pakan alternatif diharapkan dapat  menekan  biaya  produksi,  khususnya  harga  pakan ikan hias yang mahal.

 

Referensi:

Kalidupa. Nursina , Agus Kurnia, Indriyani Nur. 2018. Studi Pemanfaatan Tepung Kulit Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) dalam Pakan Terhadap Pewarnaan Ikan Mas Koi (Cyprinus carpio L.) Media Akuatika, Vol.3 (1): 590-597

Maolana, Vandika. Sri Oetami Madyowati, Nurul Hayati. 2017. Pengaruh Penambahan Air Perasan Wortel (Daucus Carota L) Dalam Pakan Terhadap Peningkatan Warna Pada Pembesaran Ikan Koi (Cyprinus Carpio Koi) Di Desa Gandusari Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar. Jurnal TECHNO-FISH Vol. 1(2). ISSN : 2581-1592

Ramamoorthy,  K.,  Bhuvaneswari,  S., Sankar,  G.  And  Sakkaravarthi,  K. (2010). Proximate Composition and Carotenoid  Content  of  Natural Carotenoid Sources and its Colour Enhancement  on  Marine Ornamental  Fish  Amphiprion. World Journal  of  Fish  and  Marine Sciences  2(6): 545-550

Sihaloho, Sahat Pangihutan. 2018. Modifikasi Pakan Menggunakan Tepung Wortel untuk Meningkatkan Pertumbuhan dan Kecerahan Warna Ikan Koi. Skripsi. Universitas Sumatera Utara

Suprastyani. Heny, Fani Fariedah, dan Budianto. 2017. Economic Analysis Of  Alternative Feeding  Applications In Koi Fish Culture (Cyprinus Carpio L.). Journal of innovation and applied Technology. Vol 3(1); 381-387

Suryani. 2006. Budidaya Ikan Hias. PT. Intan Sejati. Klaten

Swian, H.S., Senapati, S.R., Meshram, S. J., Mishra, R., and  Murthy, H.S. 2014. Effect  of  Dietary  Supplementation  of  Marigold  Oleoresin  on  Growth,  Survival    and  Total  Muscle  Carotenoid  of  Koi  Carp,  Cyprinus carpio  L.  Journal  of  Applied  and Natural Science 6(2): 430-435

SITUASI PENYAKIT BRUCELLOSIS PADA SAPI PERAH PETERNAKAN RAKYAT DI KABUPATEN BLITAR Dukung Operasi Pasar Disnakkan Kabupaten Blitar Siapkan 2.000 Paket Telur dan Produk Ikan PENTINGNYA VAKSINASI PADA HEWAN PELIHARAAN WASPADAI PENYAKIT BRUCELLOSIS PADA SAPI Kunjungan Kerja Bupati dan Wakil Bupati Blitar Hj. Rini Syarifah, A.Md dan H. Rahmat Santoso, S.H, M.H di Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar
Dinas Peternakan dan Perikanan
Alamat : Jl. Cokroaminoto No.22, Kepanjen Lor, Kec. Kepanjenkidul, Kota Blitar, Jawa Timur 66117
E-mail : | Phone: (0342) 801136